Nama : Aloysia Syafa K / NPM : 2017020042/ A1 Manajemen pagi
PERILAKU KONSUMEN
Perilaku konsumen adalah sebuah kegiatan yang berkaitan erat dengan proses pembelian suatu barang atau jasa. Mungkin Anda sedikit bingung, perilaku seperti apa yang dimaksud atau dikategorikan ke dalam perilaku konsumen. Melalui ulasan artikel berikut ini, akan dibahas secara menyeluruh mengenai perilaku konsumen. Mulai dari definisi, jenis, proses, hingga cara mengetahui masalah-masalah konsumen yang sering dihadapi ketika melakukan pembelian. Pada dasarnya cakupan mengenai perilaku konsumen ini sangat luas, mungkin Anda melakukan perilaku konsumen, namun tidak menyadarinya. Hal-hal seperti itu seringkali terjadi ketika melakukan proses pembelian.
A. Beberapa jenis konsumen yang perlu anda ketahui diantaranya adalah :
1. Konsumen yang Berpatokan Pada Harga
Konsumen jenis ini adalah yang paling umum dimana biasanya akan ditandai dengan ciri ia hanya akan tertarik pada harga yang lebih murah.
2. Konsumen yang Suka Menjadi Trend Setter
Trend dalam kehidupan memang silih berganti. Jenis konsumen ada yang cenderung ingin menjadi trend setter selalu berusaha membeli barang apapun yang merupakan keluaran terbaru. Sehingga ia akan memiliki kebanggaan tersendiri karena nantinya akan dijadikan sebagai role model atau trend setter bagi orang lain.
3. Konsumen yang Lebih Memilih Menjadi Follower
Berbanding terbalik dengan jenis diatas, jenis konsumen follower justru akan menggunakan atau membeli suatu barang yang memang yang sedang hits. Biasanya ia akan membeli barang karena dipengaruhi oleh trend maupun akibat pengaruh iklan.
4. Konsumen yang Mementingkan Keuntungan
Sedangkan follower jenis berikutnya merupakan konsumen yang cukup perhitungan karena ia ingin mendapatkan barang namun tidak berlebihan atau tidak terpengaruh oleh faktor apapun. Biasanya konsumen jenis ini hanya akan membeli barang yang memang sesuai dengan kebutuhannya.
5. Konsumen yang Mengutamakan Kualitas
Memperhatikan kualitas memang sangat penting karena percuma saja murah kalau ternyata barang yang dibeli kualitasnya murahan. Konsumen jenis ini tidak akan merasa keberatan untuk membeli barang dengan harga yang mahal asalkan kualitas dari barang tersebut memang sebanding dengan harganya.
6. Konsumen Pemula
Konsumen pemula tidak banyak pertimbangan. Ia akan membeli barang sesuai dengan keinginannya saat itu. Biasanya konsumen jenis ini tidak terlalu banyak memberikan pertanyaan kepada penjual. Sehingga ketika ia merasa cocok dengan barang tersebut akan langsung dibeli.
7. Konsumen Jeli
Konsumen jeli biasanya selalu banyak pertimbangan. Ia akan mengamati kualitas barang yang dijual serta membandingkan harga di satu tempat dengan tempat lain. Biasanya konsumen jenis ini juga tidak akan ragu untuk menawar agar bisa mendapatkan harga yang termurah.
8. Pelanggan
Jenis konsumen yang terakhir adalah pelanggan. Jenis konsumen yang satu ini sudah terbiasa membeli di suatu tertentu dan akan terus – menerus membeli barang di tempat atau penjual yang sama.
B. Proses Pengambilan Keputusan Pembelian Oleh Konsumen
Seorang konsumen biasanya memiliki alasan atau pertimbangan tersendiri dalam membeli suatu barang. Dan setiap orang tentu memiliki pertimbangan yang berbeda. Namun secara garis besar sebenarnya ada beberapa hal yang cukup berpengaruh terhadap proses konsumen dalam mengambil keputusan dalam membeli barang, yaitu:
1. Menyesuaikan Kebutuhan
Manusia memang memiliki kebutuhan primer yang sudah bisa dipastikan apa saja jenisnya. Namun ada kalanya manusia juga membutuhkan suatu barang atau kebutuhan mendadak, sehingga kebutuhan tersebut yang akhirnya menjadi alasan untuk membeli sesuatu.
2. Pengumpulan Informasi
Ketika seseorang membutuhkan sesuatu untuk dibeli sesuai kebutuhannya, biasanya terlebih dulu ia akan mencari informasi terkait barang yang ingin dibeli bisa melalui rekomendasi orang lain maupun mencari informasi melalui internet dan media lainnya.
3. Penilaian
Ketika ingin membeli suatu barang, orang bisa melakukan penilaian. Penilaian tersebut bisa sesuai dengan instingnya sendiri maupun atas saran orang lain, termasuk saran dari si penjual itu sendiri.
4. Keputusan
Ketika memutuskan membeli suatu barang bisa berdasarkan atas saran atau permintaan orang lain maupun sesuatu yang memang secara tidak terduga dibutuhkan. Sehingga keputusan dalam proses pembelian ini akan bergantung pada si konsumen itu sendiri.
5. Reaksi Atau Perilaku Setelah Proses Pembelian Terjadi
Biasanya setelah membeli suatu barang, orang akan memiliki penilaian tersendiri. Ada yang merasa puas atau sebaliknya. Sehingga sebagai penjual memang ada baiknya menjual produk atau barang yang memang antara kualitas dan harganya seimbang.
C. Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen
Pertimbangan dalam membeli suatu barang memang berbeda untuk setiap orangnya. Namun ada beberapa faktor umum yang mendasari sekaligus menjadi pengaruh besar terhadap perilaku konsumen ketika membeli sesuatu, diantaranya yaitu :
1. Faktor Kebutuhan
Faktor pertama yang berpengaruh terhadap perilaku konsumen dalam membeli suatu barang adalah kebutuhan. Ia akan membeli apa yang memang sedang dibutuhkan, terlepas itu kebutuhan primer (rutin) maupun kebutuhan tak terduga.
2. Faktor Lingkungan
Lingkungan juga cukup berpengaruh karena tidak sedikit seseorang akan mengubah gaya hidup dan kebutuhannya akibat terpengaruh oleh lingkungan atau tempat ia berada.
3. Faktor Kualitas Produk
Tidak sedikit juga konsumen yang memutuskan membeli suatu barang karena memang tergiur oleh kualitas produk yang ditawarkan. Sehingga ketika ia tertarik dengan suatu barang yang menurutnya berkualitas, ia tak akan ragu untuk membelinya.
4. Faktor Harga
Harga menjadi faktor yang menjadi pertimbangan cukup penting. Karena umumnya harga menjadi patokan terpenting dan cukup berpengaruh bagi konsumen ketika akan membeli sesuatu.
5. Faktor Promosi
Promosi atau iklan tidak bisa dipungkiri juga mampu menghipnotis konsumen. Tak heran jika banyak produk yang berusaha memaksimalkan promosi demi mendapatkan atau menjaring banyak konsumen.